Selasa, 06 Maret 2012

Kondisi Aktual Masyarakat Indonesia

Kondisi aktual masyarakat Indonesia, dyang di pengaruhi oleh beberapa faktor yakni; modernisasi, globalisasi, sekulerisasi dan iptek yang berdampak pada sikap masyarakat yang menjadi egois, individualis, materialistis, sekuler, hedonis, krisis akhlak, dan agamasebagai simbol. Dalam menjalani kehidupan, kita sebagai masyarakat tentunya menginginkan suatu perubahan dari keadaan yang kurang baik menjadi keadaan yang lebih baik dengan harapan akan tercapainya kehidupan yang sejahtra dll. Hal tersebut merupakan awal dari suatu proses modernisasi.
Modernisasi merupakan suatu proyek yang belum selesai sebab, pada kenyataannya meski modernisasi banyak membawa jasa, tetapi tidak sedikit menabur dosa. Misalnya, modernisasi sangat berkaitan dengan pembangunan. Banyak orang yang mendifinisikan pembangunan sebagai menghantarkan masyarakat tradisional menuju masyarakat modern. Pembanguunan bukan saja pertumbuhan ekonomi tetapi juga tranformasi sosial.
Bersamaan dengan modernisasi dan kemakmuran, pembangunan membawa apa yang disebut Sosiolog Lyman dengan The seven deadly sins, tujuh dosa maut yakni; ketidakpedulian, nafsu, angkara murka, kesombongan, irihati, dan kerakusan.
Apabila dikaitkan dengan globalisasi, globalisasi merupakan proses pencampuran nilai-nilai yang beraneka ragam dari berbagai negara menjadi sebuah masyarakat dunia. Sebenarnya banyak dampak postif yang di akibatkan oleh globalisasi dan modernisasi. Namun, tidak seikit pula dampak negatifnya yang sampai saat ini semakin berkembang seperti halnya, budaya negatif telah menggeser budaya asli masyarakat yaitu addalah anak yang tidak hormat lagi kepada orang tuanya, pergaulan bebas remaja, apalagi dari segi gaya hidup, dengan adanya globalisasi menjadikan masyarakat yang bergaya hidup kebarat-baratan. Seharusnya bangsa indonesia dapat memilah dan memilih budaya manakah yang dapat masuk ke negara kita?! Bukan nya malah meniru-niru budaya lain, tetapi harusnya menjujung tinggi budaya kita sendiri tanpa terpengaruh oleh budaya bangsa lain yang sangat banyak berdampak negatif.
Sekulerisasi merupakan pemisahan antara agama dan negara, tetapi Indonesia bukanlah negara sekuler karna didalam nya  terdapat departemen agama, majlis ulama indonesia (MUI), dan lainnya. Artinya, agama selalu menginterpensi negara.
Sedangkan iptek saling berkaitan dengan globalisasi dan modernisasi. Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan tekhnologi masyarakat menjadi lebih mudah dalam beraktivitas dan mendorong untuk berpikir lebih maju. Namun, pada kalangan remaja perkembangan iptek kini banayak di salah gunakan. Contohnya saja dengan adanya internet yang bertujuan untuk memepermudah mendapatkan informasi dan segalanya dalam halyang positif tentunya malah di pergunakan membuka situs-situs yang tak jelas, video porno dll.yang menjadikan masyrakat yang krisis akhlak ataupun moral.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar